Bank Indonesia Klaim Uang Elektronik Semakin Dicintai

Besaran biaya tambahan atau biaya administrasi yang dibebankan ke pengguna uang elektronik saat melakukan isi ulang bervariatif. Tergantung pada medium yang digunakan saat isi ulang dan besaran biaya isi ulang tersebut. E-money merupakan sistem transaksi yang umum dimana data keuangan termasuk saldo di dalamnya di simpan dalam web server operator/bank dan bisa juga di simpan di dalam chip kartu. Flazz BCA adalah sebuah produk e-Money berbentuk kartu yang dikeluarkan oleh BCA untuk melakukan transaksi atau pembayaran electronic sebagai pengganti transaksi tunai. Flazz BCA sendiri memiliki teknologi chip dari RFID yang mendukung pemrosesan transaksi lewat sentuhan dalam hitungan detik. Liputan6.com, Jakarta Perkembangan teknologi yang makin pesat dan perubahan gaya hidup membuat minat masyarakat terutama milenial zaman now menggunakan uang elektronik untuk transaksi harian semakin meningkat. Terbukti, information Financial institution Indonesia menunjukkan transaksi uang elektronik hingga Juni 2019 mencapai Rp 11,87 triliun.

uang elektronik

Tak kalah dari perusahaan operator lainnya, supplier XL juga memiliki produk uang elektronik, bernama XL-Tunaiku. Selain itu, transaksi non tunai juga didukung dengan berubahnya pola hidup masyarakat contemporary saat ini. Berkembangnya sistem perekonomian nasional ke perekonomian worldwide, membuat masyarakat masa kini cenderung tertarik dengan model transaksi shopping yang mana tidak mengharuskan antara penjual dan pembeli untuk bertemu. Perkembangan ini semakin memudahkan orang maupun perusahaan untuk melakukan berbagai macam transaksi bisnis khususnya perdagangan. Misalnya, Anda biasa melakukan isi ulang di jaringan ATM MACHINE yang sama dengan bank penerbit kartu e-money, tetapi di dalam perjalanan Anda sulit menemukan ATM yang sama. Biaya tambahan yang dikenakan di minimarket lebih murah, yaitu sebesar Rp1000, dibandingkan di ATM Bersama yang mengenakan biaya sebesar Rp1500.

Dalam kehidupan sehari-hari, kedua jenis e-moneytersebut lebih dikenal dengan e-moneyyang berbentuk kartu atau aplikasi. Masing-masing bisa digunakan untuk berbagai transaksi pembayaran ataupun transfer dana. Tentunya setiap jenis memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Adapun, distribusi skema harga MDR untuk transaksi uang elektronik chip based seluruhnya menjadi pendapatan acquirer yang dalam hal ini merupakan penerbit uang elektronik chip based. E-money maupun e-Wallet memiliki proses yang sama dalam hal pengisian saldo yaitu melalui jaringan penerbit uang elektronik tersebut, bisa melalui financial institution, mesin EC atau lewat toko yang sudah kerjasama seperti indomaret misalnya. Saldo untuk e-money masih terbatas, maksimal 1 juta sedangkan untuk e-Wallet bisa lebih besar bahkan sampai mencapai 10 juta rupiah. Karena merupakan pembayaran non tunai, uang elektronik memudahkan penggunanya agar tidak perlu membawa uang money untuk melakukan transaksi.

Selanjutnya, Dompetku bisa digunakan untuk setor dan tarik tunai, pembelian, pembayaran, hingga transfer. Tidak hanya itu, kamu juga bisa menggunakan Dompetku untuk membayar transaksi di berbagai seller rekanan, seperti Alfamart, Indomaret, Elevenia, dan Asuransi Adira. Uang elektronik yang satu ini, menggunakan teknologi NFC, sehingga pengguna Telkomsel yang memiliki mobile phone dengan teknologi NFC, bisa menggunakan uang elektronik T-Cash Tap ini. Agar lebih jelas, yuk intip informasi selengkapnya, terkait produk-produk uang elektronik yang ada dan berlaku di Indonesia, sesuai bank penerbitnya. Tidak hanya menciptakan produk, BI berharap sistem yang digunakan juga harus diperhatikan, agar pelanggan bisa melakukan transaksi baik non tunai atau tunai dengan lancar. Pertumbuhan pembayaran electronic dan digital financial tercermin dari nilai transaksi Uang Elektronik pada Februari 2021 sebesar Rp19,2 triliun, atau naik 26,42% (year on year/yoy). Sejak berkembang dan berlaku beberapa waktu lalu, kini sudah ada 37 uang elektronik dari dua jenis ini yang beredar di Indonesia.

Sebelum ada mata uang sebagai alat pembayaran masyarakat melakukan transaksi jual beli dengan barter. Barter merupakan kegiatan tukar-menukar barang yang dilakukan oleh dua pihak tanpa menggunakan alat bayar seperti uang. Seiring berjalannya waktu alat transaksi tersebut dari tahun ke tahun terus mengalami perubahan, hingga akhirnya muncul mata uang dari uang logam, uang kertas konvensional, dan sampai alat pembayaran elektronik masa ini. Perkembangan teknologi, perdagangan, dan sistem pembayaran telah membawa suatu perubahan dan memberi dampak terhadap munculnya inovasi baru dalam penggunaan alat pembayaran.

Nilai uang dalam e-Money akan berkurang pada saat konsumen menggunakannya untuk pembayaran. Perbedaan yang kedua adalah pada jangkauan penggunaan keduanya. Uang elektronik yang umumnya berbentuk kartu, seperti misalnya Danamon Flazz, digunakan dalam transaksi sehari-hari. Misalnya untuk membayar jalan tol, membayar tiket transportasi publik, pembelian di gerai ritel, dan pembayaran tiket tempat wisata. Sedangkan dompet digital digunakan untuk belanja online maupun offline, membayar token listrik, tagihan BPJS, tagihan TV kabel, dan lain sebagainya.

Misalnya, Anda memiliki kartu e-money yang diterbitkan oleh Bank C, maka lakukan isi ulang di mesin ATM Bank C agar bebas biaya tambahan. Pre-paid Card/Kartu Pra Bayare-Money dalam bentuk kartu yang beredar hanya dikeluarkan oleh pihak perbankan yang telah mengantongi izin khusus dari Bank Indonesia. Penggunaan kartu ini terbilang sangat fleksibel, semua orang bisa membeli e-Money berbentuk kartu pra bayar, menyimpan sejumlah uang, dan menggunakannya sebagai alat transaksi pembayaran. Jika ditelisik lebih jauh, peningkatan transaksi uang elektronik ini karena pertumbuhan transaksi secara online yang tersebar di seller – seller offline, ecommerce, maupun transportasi bold. Hingga saat ini, BI mencatat penyelenggara uang elektronik yang mengantongi izin regulatory authority, baik yang berbasis web server maupun kartu sebanyak 38 perusahaan. Setelah memahami perbedaan antara uang elektronik dan dompet digital berikut dengan keunggulan dan kelemahan masing-masing, Anda sebagai pengguna diharapkan bisa lebih bijak dalam memilih. Apabila ingin yang bisa digunakan untuk transaksi sederhana sehari-hari seperti pembayaran tol dan transportasi publik, maka bisa menggunakan e-money.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *