Obat Snot pada Lovebird

Obat snot pada lovebird sangat dicari akhir-akhir ini. Mengapa? Karena banyak lovebird yang terkena penyakit ini. Untuk Anda yang membutuhkan informasi mengenai penyakit ini dan bagaimana cara mengatasi snot pada lovebird, silahkan baca sampai akhir.

Apa itu Penyakit Snot?

Penyakit Snot ataupun yang biasa dikenal para dokter dengan nama disebut Infectious Coryza, ialah penyakit yang amat kerap menyerang angsa, ayam, serta burung kicau, termasuk Lovebird. 

Penyakit snot ini singkatnya merupakan hambatan pada saluran pernapasan. hambatan ini diketahui diakibatkan oleh kuman bernama haemophilus paragallinarum. Kuman haemophilus paragallinarum ini memiliki wujud seperti batang yang pendek, non motile, tidak membuat spora, serta fakultatif anaerob.

Kalau hanya hambatan pernafasan, apakah bahaya? YA, penyakit snot pada lovebird dan hewan lain sangat berbahaya.

Sebab penyakit snot ini sangat merusak. Levelnya bisa kronis hingga parah. Serbuan penyakit ini bisa kita amati pada mata burung yang terlihat membesar dan mengalami nafas ngorok. Penyakit snot ini bersifat infeksius. Artinya, penyakit snot sangat mudah menular. 

Jadi penyakit snot dapat menyerang seluruh spesies burung kicau. Akan tetapi, di antara seluruh tipe burung, yang sangat rentan terserang penyakit snot merupakan burung Kenari, Lovebird, Anis Merah, Kacer, serta Murai Batu.

Indikasi Penyakit Snot Lovebird

Layaknya penyakit di luar sana, Snot yang menyerang hewan peliharaan kita juga mempunyai tanda-tanda yang nampak pada burung lovebird. Nah, sebagai seorang owner burung lovebird, Anda harus mampu mengenali atau mengidentifikasi tanda-tanda di yang akan kami tuturkan di sini, supaya piaraan Anda memperoleh penanganan dengan cepat, begitu terkena penyakit ini. Apa saja tanda-tandanya penyakit snot? Silahkan disimak!

  1. Mata merah dan berair

Sebab penyakit ini menyerang bagian mata, sehingga pertanda yang bakal nampak muncul yakni di zona mata yang berair ataupun basah. Dan tidak hanya berair ataupun basah, mata dari burung lovebird yang alami Snot bakal nampak berwarna kemerah-merahan.

Mata berair dan berwarna merah ini akan menyebabkan burung lovebird (dan hewan lain yang terkena penyakit snot) akan merasa tidak nyaman di bagian mata. Akibatnya, burung lebih sering merem (memejamkan mata) daripada melek (membuka mata).

  1. Tertidur lebih kerap dari yang biasanya
  2. Malas bergerak. Tidak antusias dan cekatan saat beraktivitas, termasuk lebih pendiam atau sering tidak bergairah buat bersuara.
  3. Tidak mempunyai hasrat makan yang besar atau malas buat makan
  4. Burung gemar mengembungkan atau menegakkan bulu.

Bila burung lovebird yang Anda miliki alami pertanda semacam itu, ada baiknya lekas diberikan penindakan yang paling baik. Supaya penyakit Snot tidak menyerang burung lovebird Anda semakin akut.

Pemicu Penyakit Snot Lovebird

Berikut sebagian pemicu dari penyakit Snot:

  1. Ada suatu barang yang masuk ke dalam lubang hidung burung lovebird
  2. Posisi kandang yang terletak di dekat udara kotor, serupa sisa pembakaran kotor ataupun asap dapur.
  3. Posisi kandang terletak dalam area yang kotor, akibatnya membuat burung lovebird alami permasalahan pada respirasi serta akhirnya berakibat terserang penyakit Snot.
  4. Burung Lovebird ditaruh di tempat yang sangat dingin ataupun lembab.
  5. Kotoran yang begitu menumpuk dan jarang dibersihkan oleh pemilik.
  6. Kandang tempat burung lovebird sangat kotor, akibatnya ada objek- objek lembut, semacam debu, pasir, bubuk, serta sejenisnya yang terbang karna angin kemudian masuk ke dalam kandang.
  7. Kandang yang sangat sesak (ditempati burung lovebird dalam jumlah banyak) sehingga memungkinkan kuman-kuman untuk berkembangbiak di sana.
  8. Kandang terletak dalam area yang gampang merefleksikan sinar mentari (dikelilingi oleh cermin), akibatnya cermin-cermin ini membuat pantulan sinar mentari mengenai mata Burung Lovebird / silau terlalu lama.
  9. Burung lovebird terkena gigitan serangga. Gigitan serangga ini mengakibatkan mata burung Lovebird bengkak, dan bengkaknya ini berpotensi membuat burung tersebut terserang penyakit Snot.
  10. Terdapatnya penyebaran dari binatang unggas lain yang terserang penyakit Snot.

Obat Snot Pada Lovebird

Ada bermacam obat snot pada lovebird yang lumayan mematikan ini. Apa saja? Ini dia beberapa daftarnya:

  1. Rumput Kitolod

Kitolod adalah suatu belukar liar yang diyakini mampu mengobati masalah atau kendala mata pada burung Lovebird. Bukan cuma sebagai obat buat memulihkan penyakit Snot, masalah kesehatan mata karena penyakit lain, juga bisa disembuhkan dengan rumput kitolod. Misalnya radang mata dan penyakit katarak.

Rumput ini termasuk yang memiliki sejuta manfaat. Karena tidak hanya tanaman kitolod, bunga kitolod pula mempunyai manfaat yang bagus buat memulihkan penyakit mata snot pada burung lovebird serta katarak. Metode pembuatannya juga lumayan gampang. Yakni dengan mencuci bunga kitolod, kemudian meneteskan air cucian tersebut pada mata burung Lovebird.

Dampak dari pemberian air hasil cuci bunga kitolod tadi bakal terasa perih. Namun ini akan membuat burung lovebird Anda menangis atau menghasilkan air mata lebih banyak dari umumnya. Dan tetapi air mata tersebut bukan air mata kesedihan, namun berfungsi buat membersihkan kotoran yang terdapat di dalam mata burung lovebird.

  1. Air Seni

Ya, Anda tidak salah baca. Salah satu obat dari penyakit ini adalah air seni manusia. Air seni sendiri ialah sisa-sisa metabolisme dalam badan. Air seni mengandung kuman & bakteri yang amat beresiko untuk kesehatan makhluk hidup. Namun, air kencing manusia ternyata diyakini oleh para peternak burung kalau dia (air kencing ini) mempunyai manfaat jitu buat menanggulangi kendala mata.

Di sinilah triknya: Anda, yang ingin mengobati penyakit snot pada lovebird harus dan wajib sebelum menghasilkan air kemih untuk memastikan masakan serta minuman yang masuk ke dalam badan kita haruslah yang sehat. Hal ini bertujuan supaya air kemih yang dikeluarkan tidak terlalu beresiko untuk kesehatan lovebird Anda.

Lalu bagaimana caranya? Metode penyembuhan memakai kemih adalah dengan meneteskannya pada mata burung lovebird, kurang lebih dua sampai empat tetes. Setelah itu, silahkan diamkan kira-kira selama satu menit. setelah satu menit, silahkan Anda untuk membasuh mata lovebird yang Anda tetesi dengan air seni, dengan air bersih.

Bagikan kemih pada pagi hari, sebab kemih pada pagi hari bermutu bagus. Penyembuhan ini dapat dicoba paling tidak 2 kali satu hari pada pagi serta petang hari, sampai burung membaik.

  1. Daun Sirih Merah

Manfaat yang ada pada daun sirih merah teruji sangat ampuh sebagai pembasmi kuman dan bakteri. Alhasil, daun sirih merah mempunyai mutu yang bagus selaku obat penyakit Snot.

Metode menyembuhkan burung Lovebird memakai daun sirih merah dengan mengambil kurang lebih 7 lembar, kemudian diremas- remas serta dicampur dengan air sebesar satu liter. Kemudian Anda bisa memanfaatkan air itu buat membersihkan burung supaya bakteri-bakteri yang melekat di mata burung dapat segera mati.

Tidak hanya itu, menyembuhkan mata burung Lovebird pula dapat dicoba dengan memakai 3 lembar daun sirih merah yang sudah dicuci, kemudian diremas sampai lembut. Hasil remasan yang lembut berbentuk air yang licin, maka bisa diteteskan ke mata burung Lovebird. terapkan tata cara ini sebesar 3 kali dalam satu hari.

  1. Menjemur

menjemur burung lovebird ternyata juga dapat jadi salah satu bagian dari metode menanggulangi penyakit Snot yang dirasakan oleh Lovebird. Metode ini diyakini ampuh, bila mata dari burung Lovebird tidak basah. Penjemuran pada burung dapat dicoba di jam-jam pagi sampai siang.

Leave a Comment