Waspadai 6 Hal Penyebab Kelinci Mencret!

Penyebab kelinci mencret apa ya kira-kira? Anda pasti mengenal hewan mamalia yang satu ini! Kelinci! Cari tahu penyebab kelinci mencret yang penting untuk diwaspadai.

Kelinci merupakan mamalia yang berkembang biak secara vivipar atau beranak. kelinci pada umumnya suka menggali tanah, dekat dengan kawanannya, dan sangat aktif!

Makanan yang aman untuk kelinci biasanya berupa sayuran jenis tertentu, juga buah. Selain itu, kelinci juga bisa mengkonsumsi pakan pelet yang tersedia di petshop.

Namun, Anda harus memastikan keamanan makanan buatan untuk kelinci ini! Gunanya tentu saja untuk mencegah kelinci mengalami gangguan sistem pencernaan hingga mencret. Pastikan bebas dari zat berbahaya dan aman untuk pencemaran!

Untuk mencegah gangguan sistem pencernaan pada kelinci, kenali penyebab kelinci mencret berikut ini!

Penyebab Kelinci Mencret

penyebab kelinci mencret

Kandang yang kotor

Pastikan kandang kelinci bersih dari kotoran. Karena ternyata, kelinci hewan yang suka kebersihan!

Agar kandang hewan peliharaan bebas dari kotoran, sediakan wadah kotoran.

Jangan lupa, bersihkan kotoran kelinci secara rutin untuk mencegah bau kotoran mencemari lingkungan sekitar dan kandang!

Kandang yang bersih membuat kelinci peliharaan Anda bebas dari penyakit dan stress.

Stres dan tertekan

Kunci mencegah kelinci mengalami stres, bangun kandang kelinci supaya nyaman dan tidak boleh sembarangan diletakkan.

Kandang kelinci yang nyaman biasanya mempunyai suhu stabil, bebas dari gangguan hewan buas, sirkulasi udara di kandang lancar, dan juga tidak terpapar sinar matahari atau angin secara langsung.

Jika Anda gagal mengendalikan stres pada kelinci, maka sistem pencernaan kelinci kemungkinan akan mengalami gangguan sehingga kelinci jadi mencret-mencret.

Selain memperhatikan kenyamanan kandang, Anda bisa mencegah kelinci dari gangguan stress dengan cara memelihara dua ekor atau beberapa jumlah ekor kelinci. Cara ini terbilang efektif untuk mengendalikan stres pada kelinci.

Selanjutnya, untuk memastikan kelinci Anda baik-baik saja, sebaiknya periksakan kelinci Anda secara berkala di klinik hewan terdekat.

Kesalahan dalam Perawatan 

mengobati kelinci mencret

Pastikan cara Anda merawat kelinci sudah benar. Jika belum, maka hati-hati. Merawat kelinci dengan cara yang salah bisa menjadi salah satu penyebab kelinci mengalami diare.

Baca juga  Bagaimana Mengobati Penyakit Scabies Pada Kelinci?

Biasanyanya pecinta kelinci yang belum tahu, mereka sering melakukan over handling! Menimang dan menggendong kelinci secara berlebihan sehingga kelinci yang mestinya istirahat jadi tidak bisa istirahat.

Perlu Anda ketahui, kelinci termasuk hewan nokturnal yang membutuhkan istirahat di siang hari.

Over handling bisa dicegah jika Anda tahu cara merawat kelinci mulai dari cara memegang kelinci.

Saat memegang kelinci pastikan Anda memegangnya dengan cara yang tepat. Bila kelinci bereaksi berlebihan atau berontak, karena cara Anda memegang tubuhnya belum benar, maka tubuhnya bisa terluka.

Lebih baik, Anda menghindari memegang kelinci dengan cara menarik atau memegang telinga kelinci.

Tipsnya, saat memegang kelinci tempatkan satu tangan Anda di bagian bawah depan tubuh kelinci. Lalu tempatkan tangan lainnya pada bagian bawah punggung tubuh kelinci. Selanjutnya, pastikan Anda mengangkatnya untuk kemudian ditempatkan pada tubuh depan Anda.

Jangan mengabaikan ketentuan merawat kelinci yang benar. Sebab, stres karena salah perawatan bisa mengakibatkan diare koksidiosis, hingga penurunan nafsu makan! Seperti yang Anda ketahui, kelinci mencret tidak mau makan.

Masalah pakan

Hati-hati saat memilih pakan kelinci. Bila terjadi kasus salah pakan akibatnya bisa membahayakan kelinci Anda.

Sebab, tahukah Anda, ukuran lambung kelinci tidak besar! Artinya bila pakan kelinci menghasilkan banyak gas contohnya dari dedaunan muda, maka lambung kelinci yang tidak besar alias kecil itu akan penuh!

Akibatnya, selain diare kelinci bisa mengalami kembung! Ciri-ciri kelinci menderita kembung antara lain, perut mengembung disertai kondisi tubuh melemah dan lesu. Anda sebaiknya waspada karena, masalah kembung bisa berakibat pada kematian kelinci loh!

Untuk mencegah kelinci kembung, disarankan untuk tidak memberikan pakan dedaunan hijau segar sebelum dilayukan.

Pakan hampir kering atau lembab dinilai lebih aman dan direkomendasikan. Kebersihan kandang dan pakan bisa diatasi dengan menaruh alas daun jambu biji atau daun pisang.

Lalu bagaimana cara mengatasinya?

mengatasi kelinci mencret

Cara mengatasinya sebenarnya mudah saja! Keluarkan angin atau gas di lambung lewat mulut kelinci. Gunakan alat seperti sedotan plastik atau tusuk jarum trokarisasi semacam pipa kecil.Tapi ingat, cara ini tidak bekerja bila kembung menyerang usus besar atau sekum.

Baca juga  Inilah Cara Merawat Bayi Kelinci Agar Tidak Mudah Mati

Biasanya dokter hewan menggunakan berbagai macam obat seperti obat penenang, antibiotik, vitamin, infus, dan berbagai obat lain yang diperlukan.

Selain itu ada juga obat seperti antasida yang umumnya digunakan oleh peternak kelinci.

Karena sistem pencernaan pada kelinci yang tidak sederhana ini, sebaiknya lakukan langkah pencegahan. Mulailah memberi pakan secara teratur dan berimbang dengan jenis pakan yang cocok dan aman untuk kelinci.

Jenis pakan seperti rumput jerami, buah, dan sayuran jenis tertentu terbilang aman sebagai pakan kelinci Anda! Jika diperlukan, tambahkan juga suplemen dari dokter hewan.

Yang perlu Anda cermati, walaupun kelinci mengkonsumsi sayuran, hindari memberikan beberapa jenis sayuran seperti jagung, kol, kacang panjang, tomat, kacang-kacangan, biji-bijian, bambu, kentang, kacang polong, tanaman jenis kelembak dan juga bit.

Serangan bakteri

Saat kelinci Anda terserang bakteri, kelinci akan mengalami mencret atau diare.

Tahukah Anda, penyebab mencret adalah

parasit cacing, protozoa juga bakteri-bakteri enterik semacam Salmonella,Shimeria, serta E coli.

Saat terjadi diare, maka kondisi feses cair tidak padat, berlendir, dan umumnya juga berdarah. Gejala diare ini lazim disebut enteritis!

Ingin tahu apa bedanya dengan diare koksidiosis?

Diare koksidiosis tekstur kotoran kelinci berbentuk semacam pasta, sedangkan diare enteritis tekstur kotorannya encer.

Untuk mencegah keadaan memburuk, periksa kelinci Anda ke dokter hewan. Mulai dari pemeriksaan fisik, cek sampel darah juga feses di laboratorium, agar mendapat perawatan yang sesuai.

Lalu, apa obat kelinci mencret?

kenapa kelinci mencret

Jenis obat yang bisa Anda gunakan diantaranya antibiotik neomisin dengan dosis sesuai resep dokter hewan. Obat obatan kimia ini relatif aman sebagai cara mengobati kelinci mencret.

Atau, Anda bisa menggunakan kloramfenikol. Dosis pemakaiannya sesuai ketentuan dokter hewan. Selain itu, berikan infus dengan dosis sesuai aturan dari dokter hewan.

Baca juga  Bagaimana Mengobati Penyakit Scabies Pada Kelinci?

Perilaku kelinci yang menggemaskan tentu membuat Anda suka memeliharanya. Tapi tunggu dulu, kebiasaan atau perilaku kelinci yang ini justru berbahaya dan menjadi penyebab kelinci mencret!

Istilah ilmiahnya adalah trichobezoar atau hairball. Penyebabnya, rambut/bulu kelinci yang tertelan, masuk ke dalam saluran pencernaan.

Lalu bulu rambut tersebut terkumpul selama beberapa waktu sampai membatu menjadi bola rambut atau hairball.

Hairball terjadi karena dampak dari perilaku kelinci yang gemar menjilati-jilat badannya. bola rambut ini dapat dijumpai di lambung maupun sekum usus besar.

Kelinci yang mengalami gangguan ini biasanya mengalami kehilangan nafsu makan atau anoreksia, diare, tertekan, serta kehilangan berat badan.

Faktanya, Weight loss atau kehilangan berat badan pada kelinci bisa membawa dampak kematian. Yaitu pada hitungan tiga sampai empat minggu kemudian.

Nah, jika Anda khawatir dan ingin tahu bagaimana terapi atau cara penyembuhannya, simak resepnya berikut!

Terapi pengobatan untuk menangani masalah hairball bisa dilakukan melalui tindakan operasi.

Bisa juga menggunakan terapi nanas. Caranya, Anda cukup membuat jus nanas segar sebanyak 5 sampai 10 ml. Berikan sepanjang 5 hari. Konsultasikan penggunaan resepnya dengan dokter hewan Anda.

Atau, jika memungkinkan Anda bisa memakai mineral oil 20 PO, obat sembelit/laxative, atau obat hairball untuk kucing (hairball paw gel).

Dari segi biaya, terapi jus nanas menjadi pengobatan terjangkau. Sedangkan dari sisi efektifitas, pengobatan jus nanas terbukti ampuh menangani masalah hairball ini.

Sebab, jus nanas punya kandungan yang bisa membuat hairball menjadi lunak sehingga rambut terurai dan larut. Kemudian terbuang keluar bersama kotoran.

Anda bisa mencegah terjadinya hairball dengan melakukan tindakan penyisiran secara berkala. Terapi aman dan alami untuk kelinci menjadi terhindar dari sakit mencret bisa dengan membasuh dengan air hangat.

Kesimpulan

Nah, unik sekali ya sistem pencernaan kelinci. Tak heran Anda harus ekstra menjaga dan memelihara sistem pencernaan kelinci yang rentan terserang penyakit! Jaga sistem pencernaan kelinci Anda tetap sehat. Agar bebas dari masalah Penyebab kelinci mencret!

Leave a Comment